Kepemimpinan Seseorang

Hampir semua orang cukup kaget dengan statement Aktor Chris Evan di Twitter yang mengatakan sebuah salam perpisahan yang cukup dramatis dengan peran Captain America yang telah dia perankan selama 8 tahun. Chris Evan bisa dibilang sangat sukses memerankan tokoh laki-laki yang dulunya culun lalu berubah menjadi laki-laki yang punya kekuatan, nah kalau kalian ikutin banget, sebenernya kekuatan dasar dari Captain America itu bukan otot-otot atau kemampuan mengangkat beban dan menahan pukulan, melainkan sifat kepemimpinannya yang bisa dibilang laki-laki sejati atau biasa kita dengar The Real Gentleman, dan sifat-sifat ini lah yang membuat kita dengan mudah attach dengan Captain America.

Berikut adalah 10 sifat kepemimpinan dari Captain America yang bisa kita contoh:

Miliki tujuan dan visi

Captain Amerika sangat jelas dan tahu betul tentang apa yang harus dia lakukan dan capai. Dia mengerti bahwa tujuannya adalah untuk memperbaiki kesalahan, memperjuangkan keadilan, dan menyelesaikan misi yang hampir mustahil. Mengetahui hal ini, Captain America mampu menciptakan strategi yang menyelesaikan misi dan melaksanakan taktik yang diperlukan untuk mencapai strategi itu. Sebagai seorang pemimpin, kita harus memiliki tujuan dan visi yang jelas untuk diri kita sendiri, tim kita, dan misi kita.

Bersedia untuk memimpin dan mengikuti

Captain America memiliki ego tetapi akan mengambil posisi rendah hati untuk menyelesaikan misi. Dia memanfaatkan kekuatan semua orang di timnya untuk mencapai tujuan, memungkinkan orang lain untuk memimpin ketika bakat mereka lebih kuat. Dia memimpin dari depan, tidak pernah meminta siapa pun di timnya untuk melakukan sesuatu yang tidak akan dia lakukan sendiri.

Biarkan setiap anggota tim bersinar

Sebagai pemimpin Avengers, Captain America dikelilingi oleh pahlawan super paling kuat di dunia. Dia memahami kekuatan mereka dan memanfaatkan mereka untuk menyelesaikan misi dengan sebaik-baiknya. Dia memungkinkan setiap anggota tim memiliki kesempatan dalam sorotan dan dengan sukarela merangkul ide anggota tim. Setiap superhero di tim memiliki keterampilan unik yang tidak bisa dia cocokkan, dan itu oke.

Fokus pada hal-hal yang akan memiliki dampak besar

Captain America memiliki fokus laser pada hal-hal penting yang menciptakan perbedaan terbesar. Dia tidak membiarkan dirinya terseret ke dalam detail kecil yang tidak akan membuat perbedaan besar. Jangan terlalu sibuk dengan detail sehingga Kita kehilangan gambaran besar.

Jadilah pengambil resiko tetapi tidak sembrono

Pekerjaan seorang pahlawan super, sekaligus seorang pemimpin, pada dasarnya berisiko. The Avengers memahami risiko dan mempercayai Captain Amerika agar tidak membahayakan mereka secara tidak perlu. Ini menginspirasi kesetiaan di antara timnya. Meskipun keadaan kita hampir tidak berbahaya, kita mungkin perlu mengambil risiko untuk mencapai misi kita.

Jangan takut untuk melanggar peraturan saat diperlukan

Ketika peraturan yang dibuat dengan niat terbaik menghasilkan hasil yang tidak menguntungkan, para pemimpin perlu percaya bahwa penilaian dan pengalaman mereka akan membantu mereka membuat panggilan yang tepat. Banyak aturan dibuat oleh orang-orang yang jauh dari garis depan. Meskipun mungkin ada harga yang harus dibayar untuk melanggar peraturan, para pemimpin perlu mempertimbangkan berbagai opsi dan mempertimbangkan apa yang terbaik secara keseluruhan.

Bagikan pujian dengan mereka yang pantas mendapatkannya

Captain America tidak di dalamnya untuk memajukan dirinya sendiri. Dengan berbagi kredit, ia mendapatkan kekaguman dan rasa hormat dari timnya; timnya bersedia mengikutinya ke medan perang. Para pemimpin yang efektif mengenali kontribusi anggota tim mereka – dan bahkan atasan mereka – yang membantu membuat misi itu sukses. Membangun mata uang orang lain tidak akan menyakiti kita.

Berkomunikasi dengan jelas dan terbuka

Captain America jelas tentang tujuannya dan memastikan timnya memahami apa yang diperlukan. Dia memuji secara terbuka dan memiliki percakapan yang sulit secara pribadi. Alih-alih menghindari konflik konstruktif, dia berbicara jika dia yakin ada cara yang lebih baik untuk menyelesaikan misi. Captain America berulang kali mengkomunikasikan perlunya tindakan dan meninjau taktik dengan timnya untuk memastikan semua orang memahami perannya dan fokus pada eksekusi.

Akui saat kita salah

Captain America bertanggung jawab atas tindakannya dan siap mengakui ketika dia salah. Dia tidak khawatir kehilangan rasa hormat atau dipandang lemah. Ketika dia membuat kesalahan, dia memilikinya dan mengakui bahwa dia harus mempertimbangkan tindakan lain. Jangan biarkan kita berhenti bergerak ke arah produktif.

Bangkit

Captain America bangkit kembali ketika dia dipukul dan tidak pernah berhenti. Dia mungkin berkecil hati, tetapi dia gigih dan dapat beradaptasi untuk menemukan cara untuk menang. Dia memahami bahwa tindakan cerdas, kesabaran, dan ketekunan adalah sepadan dengan usaha.

Dari semua 10 sifat leadership-nya Captain America, sepertinya tidak ada yang mustahil yang tidak bisa kita lakukan. Jika kita contoh Captain America dan bekerja untuk mengembangkan sikap dan keterampilan yang sama, Kita akan segera mengatasi semua tantangan, menghasilkan result yang lebih besar, mengalami kesuksesan, dan mendapatkan rasa hormat dari semua orang.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen