4 Tips Membangun Rasa Percaya Diri

Membangun rasa percaya diri yang tinggi itu tidak mudah. Untuk tumbuh rasa percaya diri terkadang  membutuhkan waktu yang lama, namun menghancurkannya hanya butuh waktu yang singkat. Hal-hal yang ada di sekitarmu seperti teman, cinta, keluarga, finansial, atau hobi pun dapat berisiko merusak rasa percaya dirimu.

Tapi apa sih rasa percaya diri itu sebenarnya? Rasa itu adalah sebuah opini pribadi dari dalam benakmu tentang diri sendiri, baik dari segi penampilan ataupun kemampuan. Tinggi atau rendahnya rasa percaya diri bisa dipengaruhi oleh faktor luar, namun satu pihak yang paling menentukan tingkat percaya diri adalah dirinya sendiri yang memilih untuk menerima opini positif atau negatif dari siapapun.

Ini alasan kenapa percaya diri itu penting untuk kehidupan mentalmu

Glenn R. Schiraldi menulis sebuah buku berjudul The Self-Esteem Workbook, yang menjelaskan bahwa kepribadian yang sehat dimiliki oleh orang-orang yang membangun rasa percaya diri dengan cara menghargai opini diri sendiri, dengan cara yang serealistis mungkin. Lanjutnya, poin-poin yang mendukung sehatnya rasa percaya diri seseorang adalah harta, pendidikan, kesehatan, status, hubungan, atau cara orang lain memperlakukanmu.

Terkadang orang-orang meragukan harga diri mereka sendiri—hal ini tidak apa-apa. Namun bila kamu terus menerus meragukannya, rasa percaya dirimu akan diselimuti oleh perasaan tidak nyaman dan menjadi tidak termotivasi. Akibatnya, aktivitas sehari-hari akan terganggu, orang-orang akan memandang remeh dirimu, dan hal ini bisa berujung pada depresi akut.

Fatal, kan? Meski terlihat seperti masalah receh, percaya diri yang rendah sebenarnya sangat berbahaya bagi penderitanya. Inilah sebabnya membangun rasa percaya diri harus dilakukan secepat mungkin, terutama ketika pendirian hidupmu mulai terasa goyah.

Terlebih, musuh terbesar dari kurangnya rasa percaya diri sebenarnya adalah dirimu sendiri. Kamu lah yang menentukan opini apa yang sebaiknya diterima dan setinggi apakah batas yang harus ditembus dalam hidup. You are the shape of your choice.


So, bagaimana caranya untuk mulai membangun rasa percaya diri yang positif?


1. Jangan bandingkan diri sendiri dengan orang lain

membangun rasa percaya diri goodmen

Sebaiknya taruh ekspektasi dan standar serealistis mungkin. Kenapa begitu? Bila kamu, anggap seorang penulis novel amatir, membandingkan hasil karyamu dengan karya-karya karangan J. K. Rowling, maka hasilnya pasti akan menurunkan rasa percaya diri secara drastis karena perbedaan kualitas penulisan yang tajam.

Untuk itu, turunkan sedikit standar perbandingan agar menyesuaikan dengan kapasitasmu saat ini. Sebagai contoh, andai kata berat badan yang bisa kamu turunkan selama 1 bulan hanya sekitar 2 kg, maka aturlah diet yang sedikit lebih ketat dibanding saat ini agar dalam waktu yang sama berat badan bisa turun menjadi 4 kg, namun tidak seekstrim diet keras yang membuatmu bisa turun 6-8 kg secepat itu.

Jika target yang realistis seperti contoh di atas bisa diselesaikan, akan timbul rasa puas hati dan semangat untuk melakukan sesuatu yang lebih dari target sebelumnya. Hasilnya, timbul semangat membangun rasa percaya diri yang lebih besar secara perlahan dengan meningkatkan standar target sedikit demi sedikit hingga akhirnya bisa mencapai tujuan awal yang sebelumnya tidak realistis.


2. Maafkan ketidaksempurnaanmu

membangun rasa percaya diri goodmen

There was a crooked man, and he walked a crooked mile. He had a crooked body, and only crooked things.

Semua orang ingin menjadi sempurna. Tapi di tengah perjalanan menuju kesempurnaan, berbagai konflik akan membuat hidup terlihat semakin tidak sempurna.Akibatnya, akan banyak orang yang selalu mengeluh bahwa hidupnya tidak sempurna, dan mereka pun akan sulit membangun rasa percaya diri.

But he never took pity. Because the crooked man lived happily in his crooked life.

Tapi bukannya ketidaksempurnaan itu bagian dari hidup? Meskipun tidak ada satu hari dalam hidup yang benar-benar membahagiakan, pasti ada beberapa momen di dalamnya yang penuh kebahagiaan. Karena itu, daripada mengejar kesempurnaan, maafkan ketidaksempurnaanmu agar bisa terus hidup dengan bahagia dan rasa percaya diri.


3. Kembangkan bakat yang kamu miliki

membangun rasa percaya diri goodmen
Albert Einstein pernah berkata, “Semua orang itu jenius. Namun bila kamu menilai ikan dari kemampuannya memanjat pohon, ia akan selamanya berpikir bahwa ia itu makhluk yang bodoh.” Sama seperti ikan, setiap manusia memiliki kelemahan dan kelebihannya, dan membangun rasa percaya diri tidak harus berarti menyempurnakan hal-hal yang memang bukan kemampuanmu.

Kamu mungkin jago memasak tapi payah dalam menggambar, atau jago menyanyi tapi payah dalam menulis. Bisa dan tidak bisanya kemampuanmu dalam melakukan sesuatu bukan penentu nilaimu di mata orang lain. Karenanya, lakukan saja hal-hal yang disukai dan lakukan dengan serius untuk meningkatkan rasa percaya diri serta perasaan nyaman terhadap diri sendiri.


4. Sebarkan kebaikan kepada orang lain

membangun rasa percaya diri goodmen

Membangun rasa percaya diri bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri. Ketika kamu melakukan hal-hal positif seperti menolong orang yang jatuh dari motornya atau sekadar tersenyum seharian di kantor, maka kamu tidak akan terfokus pada masalah-masalah pribadi dan justru membuat diri sendiri bangga.

“Ketika seorang manusia melakukan hal positif yang dapat ia banggakan, maka ia menjadi lebih mudah memahami betapa berharga keberadaannya di dunia,” demikian ujar psikologis David Simonsen. Untuk itulah, sebaiknya mulai harimu dengan aura positif dan jangan sungkan menyebarkan kebaikan.

Dengan kerja keras, ketekunan, dan niat yang positif, setiap manusia bisa membangun rasa percaya diri. Memulai langkah-langkah tadi adalah awal yang baik untuk masa depanmu yang lebih cerah dan bahagia.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen