6 Manfaat Beli Barang di Offline Store

Beli barang secara online tak pernah semudah zaman now. Hanya klik beberapa tombol dalam prosesnya, barang pun langsung diantar ke rumah. Dari makanan, minuman, furnitur, koleksi sepatu kets atau sneakers yang langka, dan beragam jenis pakaian ngehits jadi sangat mudah dicari melalui media digital dan internet. Tapi, hanya karena kita bisa beli barang melalui online, bukan berarti harus melakukannya setiap saat juga dong.

Yang bikin mencengangkan, data dari Statista menunjukkan peningkatan agresif terhadap online shopper di Indonesia dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016, jumlah online shopper Indonesia sekitar 24,9 juta. Saat ini, sudah mencapai 31,65 juta sebagai pengguna eCommerce di Indonesia.

Gak perlu diragukan lagi, konsep online shopping kini jadi salah satu pilihan dan bahkan kebutuhan yang membuat hidup jauh lebih mudah. Alasannya ya, kenapa harus membuang-buang waktu dan energi buat ke offline store-nya? Apalagi ketika tahu barang apa yang diinginkan dan dapat dibeli kapanpun dimanapun. Pengirimannya pun langsung. Nah, sebenernya ada beberapa alasan nih yang perlu dipertimbangin kenapa sih pergi ke offline store itu tetap dibutuhin.

We Can Be More Adventurous

Saat kita tahu apa yang mau dicari, media digital dan internet memang sangat membantu. Bisa mencari barang yang diinginkan dengan harga terbaik, belum lagi sering ada kode promo yang ditawarkan oleh para pemain eCommerce. Tapi, ketika ingin memperluas gaya fashion atau mencoba sesuatu yang baru, langsung datang ke offline store malah memberikan keuntungan lebih. Karena kita bakalan bisa eksplorasi dan mix and match pakaian mana yang paling cocok dengan selera dan gaya kita. Daripada ngeliat betapa cocoknya baju dipake orang lain (model atau selebgram) di layar smartphone yang juga belum tentu cocok sama penampilan kita ya kan.

Beli Barang di Offline Itu Sensasinya Lebih Seru

Offline store yang bagus akan merayu customer dengan pencahayaan ruangan, musik, dan aroma unik yang menggugah ketiga panca indra kita. Dan itu adalah bagian dari pengalaman yang menarik bagi customer. Belum lagi sensasi tersesat di antara banyaknya gantungan pakaian atau membawa belanjaan dan antri ke di kasir, atau malah gak sengaja ketemu temen lama.

Bisa Langsung Mencoba Produk

“Semakin subjektif pengalaman yang didapatkan dari suatu produk, semakin besar juga kemungkinan untuk mendapatkan manfaat dari beli barang di offline store,”
Sebut Philip Graves, Consumer Psychologist. Ketika berada di offline store, kita jadi tahu lebih cepat kalau ada celana yang sebenarnya kok terlihat aneh, atau ada kursi dengan harga terjangkau namun sebenarnya tidak nyaman. Bagaimana dengan beli barang secara online? Tidak semua deskripsi yang tertera di online store menggambarkan sebuah produk sesuai dengan kenyataan fisiknya.

Gak Peru Nunggu Lama!

Seringkali, banyaknya pilihan di web malah memperlambat. Saat berbelanja online, jumlah waktu yang dihabiskan untuk mempertimbangkan barang meningkat karena konsumen memiliki akses informasi lebih lanjut. Ditambah lagi, mencari harga terbaik atau kode diskon juga memerlukan waktu. Tak cukup sampai disitu, setelah transaksi selesai, paket pun masih harus ditunggu kedatangannya. Bagaimana kalau membutuhkan suatu barang sekarang? Tentunya offline store menjadi pilihan yang tepat. Kapan lagi bisa langsung memakai kemeja yang baru saja dibeli tanpa harus menunggu?

Retur Barang via Online Itu Ribet!

Biarpun proses pengembalian barang melalui online sudah lebih mudah daripada tahun sebelumnya, tapi prosesnya masih cukup rumit, membutuhkan waktu dan usaha. Belum lagi kalau ditukar dengan ukuran yang berbeda, kemungkinan barang dapat kembali ke tangan masih seminggu atau dua minggu lagi. Sekali lagi, offline store memberikan keuntungan lain. Dengan mencoba langsung berbagai barang yang menarik perhatian, maka tidak perlu khawatir jika barang tidak cocok hingga harus melakukan pengembalian barang.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen