7 Jurus Jitu Menjadi Lebih Percaya Diri

Entrepreneur, pemimpin, dan businessman mungkin memiliki ketakutan yang sama dengan yang kita hadapi. Keyakinan dan percaya diri adalah landasan kepemimpinan. Kalau kita tidak percaya pada diri sendiri, bagaimana orang lain bisa percaya pada kita? Berikut adalah tujuh mental hacks yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Cara ini diadaptasi dari bagaimana agen FBI melatih diri mereka. Tenang, tips-tips ini tetap bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari kok, dan pastinya membantu kita untuk tampil lebih percaya diri.

Mendorong keyakinan yang membatasi percaya diri kita

Saat masih anak-anak kita ingin menaklukkan dunia dan yakin bisa melakukannya, tetapi saat kita berada di antara masa kanak-kanak dan dewasa, antusiasme untuk bermimpi besar seakan terhenti. Orangtua dan guru mulai memaksakan keyakinan mereka sendiri tentang apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan dalam hidup kita.

Semakin beranjak dewasa, kita merasa seperti ada hal yang membatasi diri untuk bertindak lebih. Nah, cari tahu sampai mana batas diri kita dengan mencoba situasi yang berbeda, diluar zona nyaman. Setelah rasa percaya diri tumbuh, kita bisa kagum dengan pencapaian yang kita raih.

Jangan pernah mengacaukan ingatan dengan fakta

Ingatan tidak menyimpan informasi persis seperti awal disajikan. Sebaliknya, kita memetik inti pengalaman dan menyimpannya dengan cara yang paling masuk akal bagi kita. Makanya, saat orang yang berbeda menyaksikan suatu kejadian yang sama, seringkali mereka punya versi yang berbeda.

Otak kita memiliki bias. Kita menyimpan informasi yang konsisten dengan keyakinan, nilai, dan citra diri. Sistem memori selektif ini membantu menjaga otak agar tidak kelebihan beban dengan terlalu banyak informasi.

Jadi, pahamilah kalau memori kita tidak selalu memberikan informasi yang akurat. Misalnya kalau kita memiliki harga diri yang rendah, otak cenderung menyimpan informasi yang menegaskan kurangnya kepercayaan diri kita. Lalu itu saja yang akan kita ingat.

Lihat kembali fakta-fakta dari ingatan yang sarat dengan keyakinan yang membatasi diri dan cobalah untuk mendapatkan perspektif yang lebih akurat tentang peristiwa tersebut. Bicara dengan orang lain yang mungkin memiliki perspektif berbeda

Bicara pada diri sendiri

Mungkin terlihat agak gila, tetapi ini bermanfaat lho. Berbicara kepada diri sendiri bisa membuat kita lebih pintar, meningkatkan ingatan, membantu untuk tetap fokus dan bahkan meningkatkan performance kita. The Navy SEALS dan tentara Amerika menggunakan kekuatan positive self-talk ini sebagai cara untuk melewati masa-masa sulit. Dengan menginstruksikan anggota barunya agar kuat mental dan bisa berbicara positif kepada diri sendiri, mereka belajar bagaimana mengatasi ketakutan yang diakibatkan oleh sistem otak limbik, bagian utama otak yang membantu kita mengatasi kecemasan.

Be positive, karena cara kita berbicara kepada diri sendiri memengaruhi respons neurobiologis kita. Saat kita mengatakan, “saya tahu apa yang harus lakukan” atau melihat berbagai hal sebagai tantangan dan bukan masalah, secara gak langsung kita sudah berhasil mengubah respons menjadi lebih positif.

Berpikir positif untuk mengatasi bias negatif

Sejak awal kehidupan, manusia belajar untuk mendapatkan makan siang atau malah menjadi bahan makan siang. Bias negatif ini telah membuat kita aman dari bahaya selama ribuan tahun. Tapi, gak semua hal baru atau yang berbeda dari hidup kita merupakan ancaman bagi kelangsungan hidup. Bias negatif ini bisa menghilangkan kepercayaan diri karena kita sudah terprogram untuk memperhatikan semua kesalahan yang telah kita lakukan.

Berikut 5 tips yang bisa dilakukan untuk menghindari bias negatif dalam pikiran kita:

  • Buatlah lima pikiran positif untuk melawan setiap pemikiran negatif.
  • Biarkan setiap pikiran positif berada di otak kita selama 20 detik sebelum pindah ke pemikiran positif berikutnya.
  • Pahami mana emosi yang baik dan buruk.
  • Jangan mencoba untuk menekan emosi negatif.
  • Berikan label pada emosi-emosi yang kita miliki sesuai dengan yang sebenarnya kita rasakan dan move on. Jangan libatkan emosi negatif ke dalam dialog batin karena malah bisa memperkuat emosi itu.

Tingkatkan rasa ingin tahu

Keingintahuan adalah fondasi pertumbuhan seumur hidup. Kalau tetap mempertahankan rasa ingin tahu, kita akan terus belajar. Kita bisa mempertahankan pikiran itu dengan selalu melihat ke depan, menemukan pengalaman baru dan mengungkap informasi baru.

Mengajukan pertanyaan dan membangkitkan rasa ingin tahu memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Pikiran akan aktif terus
  • Mendorong kita untuk lebih jeli terhadap ide-ide baru.
  • Membuka mata kita kepada dunia dan kemungkinan baru.
  • Menciptakan respons yang menantang dan menuntun kita ke arah yang baru.

Atasi keraguan

Kalau kita kurang percaya diri, kita akan selalu merasa seperti berada di bawah belas kasihan orang lain. Kalau seperti itu terus, kita tidak akan tahan terhadap rintangan hidup.

Tak seorang pun kecuali kita sendiri yang bisa menghentikan keinginan untuk mencapai apa yang diharapkan. Inilah saatnya untuk mengidentifikasi area di mana kita merasa ragu dengan diri sendiri dan menghapus hambatan tersebut

Hadapi ketakutan kita

Saat kita memegang kendali atas diri sendiri, rasa takut pun hilang. Ketika merasa nyaman dengan sesuatu, kita juga jadi tidak takut. Tentunya kalau malah merasa kebalikannya, kita jadi tidak bisa berpikir jernih karena otak lah yang memegang kendali atas emosi. Yang awalnya kita adalah ‘pengendara’ otak, malah kita yang jadi ‘dikendarai’ otak. Inilah sebabnya mengapa rasa takut sering terlihat random dan gak rasional.

Untuk meningkatkan keamanan, agen-agen FBI diajarkan untuk bergerak lebih dekat ke ancaman. Tidak ada gunanya menghindari, menolak atau mengabaikan rasa takut.

Profesor di Harvard Medical School, Ronald Siegel, merekomendasikan hal ini dalam bukunya, The Mindfulness Solution:

“Pikirkan tentang ketakutan terburukmu. Habiskan waktu dengannya. Sekarang, buat rasa takut itu semakin buruk dengan lebih dekat dengannya. Bayangkan hal terburuk yang bisa terjadi. Lalu fokuslah pada pernapasan kita. Buat tubuh kita menjadi rileks, dan rasakan. Lihat, kita tidak mati, kan? Kita sedang dalam perjalanan untuk menaklukkan rasa takut kita”

Kalau kita saja tidak percaya dengan diri sendiri, bagaimana orang lain bisa percaya? Mulailah untuk lebih percaya diri hari ini. Ikuti tips-tips diatas dan terapkanlah dalam hidup kita sehari-hari untuk merasakan perubahan positif dalam hidup ke depannya.

 

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen