Di tahun 2018 ini, berkat cryptocurrency dan blockchain, kita berada di ujung perubahan besar dalam ekonomi global. Revolusi teknologi ini memiliki potensi untuk menggantikan kekuatan yang bersifat konvensional, dan membuka jalan bagi keragaman dan menyediakan akses kontrol terhadap data lokasi, status atau identitas.

Di berbagai media yang memberitakan tentang teknologi, kita melihat banyaknya laki-laki sebagai kontributor di bidang ini. Lalu, mengapa wanita dan minoritas lainnya seperti kurang terwakili di bidang ini?

Sebenarnya tidak mengherankan kalau mengingat bahwa cryptocurrency pada dasarnya adalah perusahaan teknologi. Selama beberapa tahun belakangan, industri teknologi telah melahirkan beberapa contoh kurang baik dalam hal seksisme di tempat kerja dengan kasus-kasus bullying, diskriminasi, dan budaya organisasi yang toxic. Ironinya, kasus tersebut hidup berdampingan dengan beberapa produk paling inovatif.

Crypto di dunia nyata

Melihat kondisi pasar cryptocurrency, sudah jelas kalau tanpa adanya suara wanita, bisa menghalangi adopsi massal di masa depan dari produk dan teknologi berbasis blockchain.

Wanita membeli 70-80% dari produk yang ada di dunia. Bisa dikatakan kalau mereka sekarang bisa diklaim sebagai ‘Entry Gate’ untuk terjadinya pembelian dalam berbagai kategori. Kalau cryptocurrency benar-benar digunakan sebagai media pertukaran, sebagai tujuan jangka panjang, maka mengabaikan perspektif wanita adalah kesalahan besar.

Pada bulan Desember 2017, Forbes mengutip data bahwa hanya 5% -7% pengguna cryptocurrency adalah wanita. Dan itu berarti 5% -7% dari jumlah kekayaan Bitcoin sebesar $85 miliar pada tahun 2017 juga menguntungkan wanita. Secara gak langsung data itu juga menunjukkan kalau sebenarnya terjadi ketidaksetaraan yang cukup jauh untuk wanita dan kelompok minoritas lainnya.

Untungnya serangan balik telah dimulai, meskipun belum merata. The Blockstack Summit pada tahun 2017 secara khusus mengalokasikan kuota khusus untuk wanita dan kelompok minoritas, dalam upaya untuk memperkuat suara-suara yang tidak terdengar, dan menciptakan ruang bagi para peserta untuk berbicara tanpa merasa diri mereka berada dalam minoritas. Linda Xie, salah satu pendiri Scalar Capital, menggambarkannya sebagai ‘satu-satunya acara crypto yang saya hadiri di mana saya benar-benar harus mengantri di depan toilet wanita’.

Initial Coin Offering, atau biasa disingkat ICO, juga menghadirkan peningkatan peluang untuk keterlibatan wanita di bidang ini, mengingat wanita memiliki cara berkomunikasi yang lebih efektif. Itu adalah salah satu dunia profesional di mana wanita memiliki kontribusi lebih besar. ICO memiliki ruang untuk memberikan aksesmodal startup kepada para pendiri dari setiap demografi.

Wanita Revolusioner di Dunia Cryptocurrency

Media mainstream kebanyakan hanya menyoroti kontribusi laki-laki di bidang teknologi, khususnya crypto. Padahal, wanita yang berkecimpung di dunia crypto ini juga memberikan perubahan. Mereka melakukannya dalam diam, airtime di media pun menjadi tidak begitu banyak.

Mari kita ubah pandangan itu dengan mengetahui beberapa wanita hebat dalam  bidang cryptocurrency yang ada pada list di bawah ini. Beberapa di antaranya mungkin belum pernah kita dengar, tapi hasil karyanya bisa menginspirasi kita.

Joyce Kim | @joyce

wanita ravolusioner cryptocurrency goodmen

Joyce adalah Direktur Eksekutif Stellar.org (Stellar Lumens) dan mengelola partner di Spark Change Capital. Dia sangat tertarik dengan potensi blockchain di panggung global, sebagai tool untuk memberdayakan dan menanggulangi ketidaksetaraan.

Joyce bisa dikatakan sebagai seorang ahli dalam bidang cryptocurrency. Ia telah menyajikan berbagai platform cryptocurrency untuk banyak bank, organisasi pemerintah, dan PBB. Ia juga memberi saran untuk beragam proyek yang terkait dengan crypto dan ICO, serta mengabdikan diri sebagai pengacara untuk membantu keluarga imigran dan korban kekerasan dalam rumah tangga, tanpa dibayar!

Perianne Boring | @PerianneDC

Perianne Boring wanita revolusioner cryptocurrency goodmen

Perianne adalah pendiri Digital Chamber of Commerce. Ia ‘mempertemukan’ inovasi, investasi, dan kebijakan, menjadi satu. Tim kepemimpinan yang ia miliki 50% adalah wanita. Dalam sebuah kolom yang dibuat oleh kontributor regular Forbes berjudul “The Beauty of Blockchain.”, Perianne berada dalam jajaran “10 Orang Paling Berpengaruh di Blockchain 2016” dan “Wanita Teratas dalam Bitcoin 2015” untuk pencapaian dalam kebijakan public yang ia buat.

Amber Baldet | @Amberbaldet

amber baldet wanita revolusioner cryptocurrency goodmen

Amber adalah seorang Executive Director di JP Morgan’s Blockchain Center of Excellence. Dia mengerjakan blockchain di sebuah bank, dan dia memiliki ujung rambut berwarna pink, membuatnya menjadi seseorang yang menarik perhatian. Dia juga salah satu penyinergi yang penting untuk adopsi massal, yang menjembatani dunia crypto/big-bank, karena ia juga memperjuangkan benefit dari open-source dan digital privacy.

Amber juga memperjuangkan masalah inklusivitas, dan membuat dunia blockchain agar sepenuhnya bisa diakses kapan pun saat ada kesempatan. Dia juga masuk ke dalam jajaran orang yang “Paling Berpengaruh dalam Blockchain 2017”. Hebatnya lagi, Amber belajar coding sendiri sejak berusia 11 tahun.

Jinglan Wang | @jinglanW

jinglan wang wanita revolusioner cryptocurrency goodmen

Jinglan menjabat sebagai Executive Director di Blockchain Educational Network, dan juga sekaligus sebagai Blockchain Product Manager di NASDAQ.

Blockchain Educational Network dirancang untuk membantu siswa memulai dan mengembangkan klub blockchain serta menyebarkan menyebarkan budaya blockchain di seluruh universitas di dunia. Dengan menghubungkan berbagai jaringan blockchain melalui kegiatan kompetitif yang friendly, mahasiswa membentuk hubungan yang kuat antara satu sama lain dan memperkuat upaya mereka. Pada tahun 2017 mereka mencapai target pertumbuhan melebihi 1.200 anggota di 270 sekolah di lebih dari 50 negara.

Blockchain tidak hanya menghasilkan uang, organisasi ini melibatkan anak muda di seluruh dunia untuk membuat perbedaan di dunia melalui kegiatan sukarela.

Jen Greyson | @jengreyson

Jen, CEO Powered by Neureal, membawa kepemimpinan eksekutif ke ruang blockchain / crypto. Ia memiliki sikap teguh dalam memberdayakan wanita, dan masalah global. Dengan proyeknya yang menangani tentang artificial intelligence, big data, dan cryptocurrency, ia akan menjadi salah satu wanita yang harus diantisipasi karena usahanya untu menghubungkan beberapa teknologi terbaru.

Jen berkata bahwa ia memberi setiap orang kemampuan untuk peduli dan membuat perubahan di dunia dalam skala besar. Harapan yang dimiliki Jen adalah pengguna akan bisa memprediksi apa pun, mulai dari jalur badai, kepunahan spesies, perubahan iklim hingga perkembangan medis, dan tentu saja… harga bitcoin

Fahima Anwar | @FahimaAnwar

fahima anwar wanita revolusioner cryptocurrency goodmen

Fahima adalah seorang Direktur, Pemasaran & Komunikasi untuk IVEP, dan sekaligus Direktur Senior, Pemasaran & Komunikasi Global di Dubtokens. Organisasi yang berbasis di Kanada ini membawa blockchain ke industri dengan media engagement yang terpercaya, dan Fahima adalah content strategist dengan 8 tahun lebih pengalaman di dunia marketing, e-commerce & teknologi dengan minat di bidang cryptocurrency dan blockchain.

Dia adalah pendiri konferensi influencer terbesar di Kanada, Spark Sessions, dan memiliki latar belakang di bidang fashion. Di IVEP, ia sengaja membangun timnya dengan jumlah wanita yaitu sekitar 90%. Tujuannya agar keragaman dalam gerakan cryptocurrency semakin meningkat. Fahima mengatakan bahwa wanita yang bekerja bersama dirinya memiliki keterampilan dan tak tahu kalau bisa unggul di bidang ini. Dia memiliki rencana menarik untuk tahun 2018 yaitu membuat wanita lain berpikir untuk memasuki industri ini dan membuat perubahan sebagai kenyataan.

Meltem Demirors | @Melt_Dem

meltem demirors wanita revolusioner cryptocurrency goodmen

Meltem adalah direktur pengembangan di Digital Currency Group. Coindesk adalah salah satu anak perusahaannya. Meltem digambarkan sebagai “penghubung antara anak perusahaan, portofolio, investor, dan mitra perusahaan”. Meltem juga menjadi anggota Global Future Council on Blockchain di World Economic Forum.

Meltem bekerja sebagai penyinergi antara ujung tombak pengembangan blockchain dan investasi tradisional. Ia fokus pada penciptaan model baru untuk partnership dan growth. Selain mendorong relasi dengan investor, program pengembangan, dan vendor, ia juga mendirikan DCG Connect, anak perusahaan DCG yang menghubungkan startup dengan perusahaan dan penyedia layanan teknologi untuk membangun solusi terukur di seluruh rantai nilai (value chain).

Raine Revere | @metaraine

raine rivere wanita revolusioner cryptocurrency goodmen

Dengan latar belakang seorang psikoterapis dan sekarang bekerja sebagai blockchain engineer, cukup membuat Raine menjadi orang yang menarik. Dia masih berkutat dengan profesi terapisnya, juga sekaligus sebagai seorang developer dan pengajar di bidang smart contracts. Dia adalah pendiri Maiden, yang mengajari modern cryptocurrency investment and development skill untuk wanita, orang dengan berbagai ras, dan lainnya yang belum memiliki akses untuk ke bidang itu.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen