Apa Kata Wanita Tentang Jam Tangan Pria

Seperti mobil sport dan gedung pencakar langit, jam tangan pria yang besar kadang-kadang dianggap sebagai tanda kalau seorang pria memiliki kekurangan untuk hal lain. Bukannya semakin kagum dengan kita, mereka malah akan lebih ‘kepo’ untuk mencari-cari kelemahan kita. Ya, the laws of attraction berubah setiap hari.

Di tahun 2018 ini, dimana era berbagai hal dianggap perlu di-instagram-kan, pakai barang branded, dan sebagainya, memudahkan wanita untuk browsing seperti apa sih gaya berpakaian pria dilengkapi dengan jam tangan yang sering kita banggakan.  Lalu, timbullah pertanyaan, “sebenarnya apa sih yang dipikirkan wanita tentang jam tangan kita?”

Nah, para retailer jam tangan di Jerman melakukan survey kepada wanita berusia 20 hingga 39 tahun untuk melihat opini mereka tentang jam tangan mewah pria. Fakta menunjukkan kalau tidak banyak hal yang berubah. Minimalis masih merupakan cara terbaik untuk menaikkan minat wanita kepada pria. Dari semua jam tangan, para wanita diminta untuk menilai. Nomos Tangente dan Junghans Max Bill Automatic menjadi yang teratas, masing-masing mencapai 85 persen dan 74 persen wanita yang menganggap jam tangan itu meningkatkan minat kepada pria yang memakainya. Di urutan selanjutnya ada jam tangan classic sports-led yaitu Omega Seamaster dan Rolex Milgauss.

Namun, garis prestise dari dua merek lainnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, yaitu ‘Moonwatch’ Speedmaster Professional dan Rolex Submariner. Dua jam tangan branded itu masing-masing hanya mencapai 58 persen dan 50 persen. The Oyster Perpetual Datejust berada di urutan bawah juga, dengan persentase 45 persen. Wah, padahal itu semua adalah jam tangan yang ikonik, tapi ternyata minat wanita tidak begitu tinggi.

Hublot Big Bang Gold dan Audemars Piguet’s Royal Oak, dua jam tangan yang lebih mewah lagi, berada di urutan bawah. Jam tangan yang lebih besar, sepertinya, tidak selalu lebih baik.

Tapi, itu bukan yang terburuk. Classic square watch, sering dijajakan sebagai ‘tren’, malah mengesampingkan minat romanits wanita. The Jaeger-LeCoultre Reverso dan TAG Heuer Monako berada di dasar urutan, hampir mencapai 30 persen dan 24 persen.


Jadi kalau mau diurut berdasarkan anggapan wanita, berikut peringkat jam tangan pria dari yang ter-bikin leleh wanita hingga ter-oke-lahh


Nomos Tangente (85%)

jam tangan pria goodmen

Junghans Max Bill Automatic (74%)

jam tangan pria goodmen

Omega Seamaster (70%)

jam tangan pria goodmen

Rolex Milgauss (63%)

jam tangan pria goodmen

Moonwatch Speedmaster Professional (58%)

jam tangan pria goodmen

Rolex Submariner (50%)

jam tangan pria goodmen

Rolex Oyster Perpetual Datejust (45%)

jam tangan pria goodmen

Hublot Big Bang Gold (39%)

jam tangan pria goodmen

Audemars Piguet’s Royal Oak (36%)

jam tangan pria goodmen

The Jaeger-Le Coultre Reverso (30%)

jam tangan pria goodmen

TAG Heuer Monako (24%)

jam tangan pria goodmen

Dari urutan jam tangan yang menarik minat wanita tersebut, apa pelajaran yang bisa kita ambil? Keep it simple. Hanya karena kita bisa menghabiskan banyak uang untuk membeli berlian dan emas bukan berarti kita harus melakukannya. Nomos dan Junghans mungkin tidak memiliki daya tarik bagi produsen jam tangan mewah tradisional, tapi baiknya adalah, kita memiliki jam tangan yang bersih dan pastinya akan lebih awet dari barang berlapis berlian.

Jadi, lain kali saat kita hendak berkencan, pastikan apa yang kita kenakan di pergelangan tangan kita tidak mengecewakan diri sendiri. Pakailah jam tangan yang nyaman, tidak usah memaksa kemewahan karena dasarnya wanita suka dengan pria yang bisa menjaga penampilan mereka untuk tetap terlihat cool dan minimalis.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen