boneka voodoo goodmen

Selama ini banyak orang yang menganggap bahwa boneka Voodoo dipercaya dan digunakan sebagai media transfer ilmu hitam untuk menyakiti orang lain. Namun, sebenarnya kata voodoo sendiri merupakan suatu agama yang telah ada ketika zama pra-sejarah. Agama yang dianut oleh kelompok Fon di Benin, Afrika bagian barat.

Tahun 2018 dipublikasi sebuah studi yang mengaitkan kegunaan boneka voodoo sebagai penghilang amarah pekerja/karyawan terhadap bos-nya di kantor. Studinya mengatakan bahwa boneka tersebut mampu mengurangi rasa jengkel dan meningkatkan kualitas kerjaan para pekerja.

Lebih dari 12 juta wargaBriton atau sebutan bagi orang Inggris, dipaksa untuk mengambil jatah day-off atau libur kerja tiap tahunnya. Alasannya hanya karena budaya kerja di Inggris yang seringkali membuat stres dan amarah bagi para pekerjanya. Ketimbang membuat mereka khawatir hingga kesal karena perlakukan di kantornya, yang justru membuat kinerja kacau di kantor, para ahli bisnis menyarankan untuk melampiaskannya pada boneka voodoo.

Apakah hanya boneka voodoo yang mampu memuaskan amarah kita?

Studi lain dilakukan terhadap 229 pekerja di Amerika Serikat (AS) dan Kanada, ditemukan bahwa mereka yang menyalurkan emosinya dalam sebuah simbol balas dendam (Symbolic Retaliation), mampu menurunkan sepertiga (1/3) perasaan tidak adil yang mereka rasakan. Meskipun balas dendam sering dianggap langkah yang negatif, para peneliti menyebutkan bahwa temuannya seringkali dititikberatkan dari perspektif korban. Bahwa sebagian besar keuntungan untuk membalas dendam seringkali dilupakan.

Dr Lindie Liang, dari Lazaridis School of Business and Economics menyebut boneka voodoo betul mampu membantu memuaskan emosi karyawan dari tekanan di kantor.

As weird as it sounds, YES. We found a simple and harmless symbolic act of retaliation can make people feel like they’re getting even and restoring their sense of fairnessDr Lindie Liang

Beliau mengatakan bahwa boneka voodoo adalah salah satu media yang simpel dan tidak merugikan. Bagi orang yang menyalurkan rasa dendamnya ke boneka voodoo mampu menumbuhkan rasa adil bagi penggunanya. Ya jelas tapi tanpa ada campur tangan ilmu hitam.

Liang juga mengatakan bahwa sebetulnya tidak hanya boneka voodoo, gambar muka bos yang di print sebagai target memanah juga bisa dilakukan. Menyalurkan rasa balas dendam secara simbolis terhadap bos kamu yang menjengkelkan, akan menguntungkan kamu secara psikologis.

Ini aplikasi “Symbolic of Retaliation” yang digunakan oleh 229 partisipan dalam studi di AS dan Kanada

boneka voodoo goodmen
Aplikasi Dumb

Dalam aplikasi ini, pengguna bisa menuliskan nama bos-nya untuk menamakan bonekanya, dan menusuk-nusuk, membakar, dan mencabut bagian tubuhnya menggunakan tang. Sepertinya seru ya!

Hasil riset sebelum ini mengatakan bahwa orang yang diperlakukan tidak semestinya (kasar), cenderung akan membalasnya dengan luapan energi negatif. Efek jangka panjangnya akan membuat “lingkaran-setan” yaitu tersimpan rasa balas dendam yang tidak ada ujung.

Tujuan diberikannya aplikasi Dumb tadi adalah untuk merespon hasil dari riset di atas, apakah mampu mengubah persepri seseorang atau sama saja. Dalam studi tersebut, partisipan ditugaskan untuk memvisualisasikan pengalaman perlakuan kasar dari bos-nya. Sebagian partisipan diminta untuk melampiaskan kekesalannya menggunakan boneka voodoo.

Hasil studi setelah menggunakan boneka voodoo

boneka voodoo goodmen
source: fishpond.com

Partisipan yang meluapkan hasrat balas dendam dengan boneka voodoo bos-nya, cenderung merasa lebih lega dan puas. Studi ini direspon oleh sebuah jurnal dari The Leadership Quarterly, disebutkan bahwa: Temuan tersebut tidak hanya menguntungkan korban perlakuan kasar, tapi juga menguntungkan organisasi secara keseluruhan. Bahwasanya persepsi keadilan bagi karyawan adalah fundamental loyalitas mereka berada dalam sebuah organisasi.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen