Cara bijak mengeluarkan uang

Bagi kamu yang berstatus sebagai karyawan yang masih mengandalkan gaji untuk hidup dari bulan ke bulan, kamu harus tahu cara bijak mengeluarkan uang untuk mencukupi kebutuhanmu.

Saat saat di awal bulan biasanya jadi momen yang menyenangkan. Gimana nggak? Awal bulan adalah waktunya kamu mendapatkan gaji sehingga berbagai kebutuhan hidupmu akan bisa terpenuhi.

Sayangnya, masih banyak lho yang belum bisa memanfaatkan uang gaji dengan bijak. Lantaran terlalu bahagia, kamu justru gila gilaan menghabiskan uang gaji di awal bulan. Untuk menghindari hal itu, kamu harus tahu cara bijak mengeluarkan uang agar bisa bertahan hingga bulan berikutnya. Cekibrott..

1. Sisihkan 20% dari Uang Gajimu untuk Dana Investasi

Saat menerima gaji di awal bulan, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyisihkan uang. Bukan untuk memenuhi kebutuhan, tapi dana yang kamu sisihkan ini tujuannya untuk investasi. Meski kamu belum tahu investasi jenis apa nantinya yang akan kamu pilih, sebaiknya sisihkan 20% gajimu sedini mungkin.

Nantinya, uang itu bisa kamu manfaatkan untuk membuka usaha atau membeli properti misalnya. Berinvestasi tidak harus dengan modal besar, tapi pilihlah jenis investasi yang dianggap paling ringan dan tepat apalagi menengok seberapa besar gaji yang kamu dapat tiap bulannya, untuk berinvestasi,kamu bisa mencoba misalnya: reksadana, tabungan emas, dan jenis investasi lain.

Dari semua cara mencegah pemborosan keuangan Kamu di atas, cara menghemat dan memakai uang dengan bijaksana yang paling sederhana, yaitu membawa uang secukupnya ketika bepergian. Maka, dapat mencegah pengeluaaran di luar anggaran.

2. Membuat Anggaran Harian

Kamu termasuk orang suka makan di luar, di restauran atau di cafe? Nggak pernah berpikir dulu sebelum merogoh kocek hanya demi menikmati secangkir kopi mahal di kafe. Atau Kamu termasuk orang yang hobi berbelanja tanpa memerhatikan barang-barang belanjaan itu penting atau tidak?

Ketika Kamu melakukannya, mungkin tidak akan terasa seberapa besar uang yang Kamu telah hamburkan. Tapi, cobalah buat catatan pengeluaran. Mungkin Kamu akan syok berat dan tak percaya sebegitu banyaknya uang telah dihabiskan.

Tulislah pendapatan dan pengeluaran sehari-hari agar Kamu mudah menemukan jika ada yang salah dalam pengelolaan keuangan Kamu. Termasuk saat Kamu pergi ke supermarket, tanpa anggaran sebelumnya, Kamu bisa kalap belanja dan menghabiskan banyak uang.

Anggaran tersebut akan memperketat pengeluaran kamu di kemudian hari. Untuk hasil yang lebih baik, buatlah anggaran tersebut setiap hari.

4. Manfaatkan Pesta Diskon dan Penawaran Khusus

Manfaatkan momen belanja pada saat pesta diskon atau saat sejumlah tempat belanja memberikan penawaran khusus bagi para konsumennya. Kamu bisa membeli beberapa barang dan menyimpannya dibanding membelinya nanti dengan harga yang lebih tinggi.

Namun untuk melakukannya Kamu juga dituntut untuk menunggu. Jangan lupa, orang-orang yang sabar bisa memperoleh lebih banyak. Biasanya kamu bisa menemukan tempat yang sedang membuka promo maupun diskon harga di toko maupun mall di saat saat tertentu.

5. Bandingkan Harga, Merek dan Kualitas Sebelum Membeli Sesuatu

Seringkali produk yang ingin Kamu beli tak hanya tersedia di satu toko saja. Tempat pertama yang Kamu kunjungi belum tentu menawarkan harga yang cocok dengan kedalaman kantong kamu.

Tahan diri Kamu untuk langsung membeli banyak, dan berkelilingkah ke beberapa toko lain. Kamu bisa membandingkan merek, harga dan kualitas barang sebelum Kamu membelinya. Kamu tak perlu menghabiskan waktu, uang serta tenaga, cukup melalui internet saja. Kamu bisa mengecek harga barang yang ingin kamu beli lewat toko online kemudian kamu bandingkan harganya.

6. Menabung

Kamu suka berbelanja, mengeluarkan uang untuk barang-barang konsumtif, tapi tidak punya tabungan? Berpikirlah lebih bijak lagi. Perilaku semacam itu merupakan kesalahan fatal dalam urusan keuangan Kam yang tidak melakukan cara bijak mengeluarkan uang. Kurangi pemborosan dan mulailah menabung.

Menabung tidak harus di bank dengan nilai yang besar. Menabung mulai dari nominal kecil bahkan recehan. Kamu juga dapat menabung dengan cara yang menyenangkan menurut Kamu. Misalnya, Kamu senang berbelanja barang-barang? Belanjalah perhiasan seperti emas. Emas dapat disimpan dan dijual kembali dengan nilai jual yang tidak jauh berbeda saat membeli. Jika ada kebutuhan mendesak, Kamu pun dapat menguangkannya.

Apapun cara menabung yang menurut Kamu menyenangkan, lakukan secara teratur, maka dapat menghindari pemborosan.

7. Sediakan Dana untuk Keperluan Dadakan

Pastikan kamu menyisihkan sebagian gaji Kamu untuk biaya tak terduga seperti sakit misalnya. Jika suatu saat gaji bulanan Kamu tak cukup karena terlalu banyak pengeluaran, Kamu juga bisa menggunakan kumpulan uang tersebut.

Dana terduga bisa saja berasal selain dari sakit dadakan. Seperti misalnya ada alat elektronik penting dalam sehari hari yang tiba tiba rusak, seperti smartphone atau laptop. Tentu kita akan kebingungan jika alat yang penting dalam hidup kita tiba tiba rusak. Dengan mempunyai simpanan dana dadakan tentu kamu tidak akan merasa risau karena kamu bisa langsung membenahi benda benda rusak yang masih penting, atau kamu bisa membeli yang baru. Sangat bermanfaat bukan.
Menyimpan uang dengan bijak merupakan seni pengelolaan keuangan. Meski sulit untuk menekan pengeluaran, tapi belum tentu hal ini tak mungkin dilakukan. Jadi bersikaplah bijak dalam menggunakan uang demi kenyamanan Kamu di masa depan. Jangan biasakanan biaya hidup boros menjadi style mu karena kedepannya kamu tidak akan mendapat hasil yang baik dari kebiasaan yang buruk.

Itulah beberapa tips cara bijak menyimpan uang yang bisa kamu praktekkan sendiri. Selamat mencoba.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen