Kenali Diri Lo, Stop Peduli Apa Yang Orang Lain Pikir Tentang Lo!

Dulu pas gue masih SMA, gue sering beranggapan pendapat orang lain buat gue itu penting, karena kalau gak gitu gue jadi mikir gue bukan siapa-siapa. Aneh emang, tapi entah bagaimana, somehow opini dari orang-orang tentang gue suka bener.

Seiring gue melewati apa yang disebut the bittersweet of life, masuk ke dalam kehidupan kantor. Semakin sadar bahwa hidup diantara “suara-suara” anggapan orang lain membuat gue jadi gak nyaman. Yang ada, jati diri gue semakin menjauh dari radar. Gue mulai sadar bahwa yang terpenting itu adalah suara dalam hati kecil kita, karena dengan meng-iya-kannya, berarti lo mulai untuk mengenal diri lo lebih dekat seiring waktu.

Ada ungkapan yang gue pegang dari kondisi krisis diri ini:

If you really know who you are, other people’s opinions will matter to you a whole lot a less.

Dalam cerita gue, banyak hal yang gue pelajari, tapi satu yang paling penting yaitu adalah mengendalikan amarah. Kenapa? karena bisa dibilang ini adalah akar dari semua keraguan dalam diri lo, dan rasa yang timbul akibat menerima pendapatan yang kontra dengan hati kecil.

Beberapa cara untuk mengatasi amarah dalam diri misalnya, lo bisa semudah tarik nafas dalam, melakukan meditasi, atau melakukan positive self-talk. Tujuan dari mengendalikan amarah ini bakalan bantu untuk meningkatkan EQ atau Emotional Quotient. Orang dengan EQ tinggi akan mempunyai kepekaan diri, kepercayaan diri, dan sayang diri (self compassion) yang sangat baik. Manfaatnya sangat penting untuk lo bisa meraih cita-cita yang mungkin sebelumnya lo anggap “menyeramkan” atau gak mungkin untuk lo raih.

Salah satu kreator di Youtube yang gue idolakan banget adalah Bang Gary Vee, beliau salah satu motivator dan pengusaha sukses yang paling vokal ketika bicara soal self development. Simak deh video dari beliau tentang alasan kenapa lo mesti STOP untuk peduli sama pendapat orang lain. Supaya lo punya gambaran kenapa hal ini penting banget untuk lo sadari sedari dini, karena pengaruhnya akan terus menempel hingga kita tua nanti

courtesy of Gary Vee on Youtube

Self-awareness is your ultimate anxiety killer of all time!

Yang barusan gue bilang, kepekaan diri menjadi bagian penting dalam cara kerja otak lo saat menerima informasi berupa tanggapan atau opini dari orang lain, kemudian merubahnya menjadi persepsi.

Tanggal 2 Mei 2019 kemarin di HBR.com, sebuah situs dari Harvard University, ada artikel yang dibahas oleh Michael Gervais, seorang psikolog ternama di Amerika Serikat. Beliau menjelaskan tentang sebuah fenomena yang dikenal dengan FOPO (Fear of People’s Opinions) dan bagaimana cara menghindari atau melewatinya. Artikel tersebut dapat digambarkan dalam 4 kata sakti yaitu:

develop a personal philosophy.

Kata bang Gervais:
“kalau kamu beneran mau menaklukkan FOPO, kamu harus menggali dan menumbuhkan kepekaan diri (self awareness). Kebanyakan orang menjalani hidupnya dalam berbagai situasi, cukup dengan mengetahui “siapa” dirinya. Tapi, kalau ingin memiliki versi terbaik dari dirimu dan terhindar dari FOPO, butuh banget untuk memahami diri kamu yang sesungguhnya dari dalam.”

Dalam kata lain, buatlah standar yang jelas terkait perbuatan lo, dengan begitu rasa khawatir akan berkurang ketika orang lain melontarkan pendapat atau opininya yang ternyata beda atau bertentangan terhadap sudut pandang atau perbuatan lo. Coba terapkan hal ini sembari berjalan dan mengevaluasi diri, karena manfaatnya gak hanya akan berasa di lingkungan sosial, tapi lingkungan pekerjaan, hubungan dengan pasangan, orangtua dan sahabat akan membuat kita terjauh dari rasa minder dan “kecil diri.”

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen