tahu karakter seseorang versi goodmen

Ada beragam kesan pertama datang dari hal yang tidak bisa kita kontrol sama sekali, seperti aroma tubuh, kebutuhan menggunakan kacamata, dan lain sebagainya. Misalkan, seorang pria memiliki karakter wajah yang feminim, seperti alis tipis, dagu runcing, dan cenderung terlihat bisa dipercaya.

Tidak banyak orang yang ingin memberikan kesan pertama yang baik melalui struktur wajah, melainkan mereka mengubah bahasa tubuh. Perilaku yang dilakukan sebenarnya hanya perubahan kecil, seperti lebih mudah tersenyum, membuat kontak mata, dan mengangguk. Agar lebih menambah wawasan tentang penilaian seseorang tentang dirimu dalam hitungan detik, yuk kita baca trik dibawah ini.

Karakter yang Berstatus Sosial Tinggi

Studi di Belanda menemukan kalau seseorang mengenakan pakaian bermerek, seperti Lacoste dan Tommy Hilfiger dipandang berstatus sosial lebih tinggi. Persepsi tidak berbeda sehingga memengaruhi hasil interaksi sosial.

Karakter yang Mudah Dipercaya

Bisa saja seseorang langsung memercayai dirimu dalam jangka waktu sepersepuluh detik saja. Berbicara merupakan kunci utama dalam berkomunikasi dengan orang baru. Pembicaraan secara signifikan berhubungan dengan IQ. Dari segi penampilan, seseorang yang menggunakan kacamata tebal dan berbicara lebih ekspresif membantu orang lain mudah mempercayainya.

Karakter yang Seseorang yang Bertindak Bebas

Kebanyakan orang mengatakan jika seorang wanita dengan tato tampak kurang menarik dan menjadi stereotipe buruk. Berdasarkan penelitian di Inggris, wanita bertato acap dikaitkan dengan budaya “ladette”, padanan wanita berbudaya “lad”, yang dekat dengan minuman beralkohol.

Tentunya, kita juga mengetahui, bahwa ada peribahasa “don’t judge a books by its cover”. Akan tetapi, streotipe pada dasarnya akan tetap berpengaruh pada persepsi seseorang. Orang yang tampak ugal-ugalan pasti akan memiliki persepsi yang tidak baik.

Karena itu, untuk first impression yang baik, ada baiknya kalau kita menahan diri untuk bergaya terlalu bebas. Hal ini guna untuk meminimalisir persepsi buruk dari seseorang yang baru kita jumpai.

Karakter yang Dominan

Hasil penelitian di Univerity of Pennsylvania mengatakan jika pria dengan kepala tanpa rambut lebih dominan daripada pria berambut tebal. Anggapan yang muncul adalah pria berkepala plontos lebih dominan terhadap kekuatan fisik daripada mereka pria berambut tebal maupun gondrong.

Apabila Ingin Tampak Sukses Atur Pakaian yang Dikenakan Sehari-hari

Bukan rahasia lagi jika seorang pria dengan tampilan berjas dianggap lebih sukses. Hasil studi di Inggris menyatakan jika seseorang melihat foto di media sosial mereka selama 5 detik maka bisa mengambil kesimpulan: pakaian rapi berjas adalah pria sukses.

Menunjukkan Keinginan Untuk Di Promosi

Poin ini bukan sekadar status sosial semata, melainkan penghasilan dari pekerjaan. Hasil penelitian di Kanada pada tahun 2011, para mahasiswa diperlihatkan foto model pria yang mengenakan pakaian casual atau bisnis. Para mahasiswa ditanya mengenai bagaimana pria di foto tersebut dalam melakukan berbagai macam pekerjaan.

Jawaban yang dikumpulkan ternyata mengejutkan. Tidak hanya pria berpakaian rapi dinilai dapat menghasilkan uang yang banyak, tapi mereka bisa juga dinilai akan lebih cepat untuk dipromosikan.

Tidak berbeda dengan penelitian di Kanada, peneliti Princeton menemukan bahwa satu kelompok mahasiswa selama 100 milidetik menilai daya tarik, kemampuan, kompetensi, kepercayaan dan agresivitas.

Menunjukkan Orientasi Seksual

Menurut studi, seseorang biasanya hanya perlu waktu dua puluh mi membaca dan mengetahui orientasi seksual pria selama 20 mili detik untuk mengetahui orientasi seksual pria.

Penilaian Terhadap Kepandaian

Profesor Nora A. Murphy, dari Loyola Marymount university pada tahun 2007 melalukan penelitian tentang penilaian terhadap kepandaian seseorang. Murphy menemukan bahwa seseorang yang menatap mata ketika berbicara adalah seseorang dengan tingkat kepandaian tinggi.

Tentunya, hal ini sendiri bisa menjadi perdebatan, apalagi bagi kita yang berada di Asia. Kita sebagai orang Asia kebanyakan memiliki kultur sopan dimana menatap mata lawan bicara dianggap sebagai sikap yang menantang. Karena hal tersebut, cara yang dilakukan untuk menunjukan kepandaian bagi orang Asia lebih ke gestur tubuh yang percaya diri, dan suara yang jelas.

Jiwa Petualang

Selain membaca penampilan, seseorang bisa melihat karakter Anda dari cara berjalan. Tentunya orang yang memiliki jiwa petualang memiliki gerak yang lebih luwes, dibanding dengan yang tidak. Biasakan untuk berjalan dengan posisi tubuh yang tegap, tapi tidak terlalu lebai ya.

Itulah 9 cara melihat karakter seseorang dari tampilan, sikap, pakaian, cara berjalan, dan cara berbicara. Sekian.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen