Men’s Guide On: Jalan-Jalan Sendirian

Kita hidup di lingkungan yang terkadang memaksa kita untuk menyendiri. Entah karena masih jomblo, baru putus, konflik dengan kawan, atau malah ada  perubahan rencana ketika mau hangout bareng sohib. Kondisi-kondisi menyebalkan tadi pastinya memaksamu untuk jalan-jalan sendirian bila ingin pergi keluar. It sucks, right?

Tapi jangan salah, bagaimana kalau ternyata jalan sendirian itu lebih seru ketimbang jalan bareng orang lain? Banyak lho aktivitas dan keseruan yang bisa kamu lakukan di luar tanpa harus terbelenggu orang lain.

Cuma ingat, banyak pria yang cenderung lebih tenang kalau pergi keluar rame-rame, dan pergi sendirian itu membuatnya minder. Terkadang, pria-pria seperti ini malah bingung harus ngapain ketika jalan sendirian. Kalau ternyata begitu dan kamu juga termasuk dari mereka, bagaimana caramu menikmati momen seperti ini?


Follow these tips, and have fun hanging out alone!


1. Cobain jalan sendirian ke tempat-tempat baru

jalan sendirian goodmen

Pernah enggak sohib atau pasanganmu bilang, “Eh, pergi ke ******  yuk!” tapi akhirnya cuma wacana belaka setelah diajak berkali-kali? Pasti pernah, dan rasanya menyebalkan, kan? Well, inilah saatnya kamu menikmati hal-hal baru yang sebelumnya di-PHP-in mereka terus.

Kunjungi tempat-tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya. Lalu, nikmati pengalaman-pengalaman baru nan unik di tempat itu, mulai dari hidangan kuliner, lokasi wisata, atau tempat nonton baru. Hasil dari jalan sendirian ini nantinya bisa kamu jadikan referensi untuk mengajak kawan atau pasangan pergi ke tempat baru ini. It’s a win-win solution, no?


2. Ngobrol aja dengan orang-orang baru di luar sana

Cuma karena lagi di luar sendirian, bukan berarti kamu harus duduk sendirian sambil buka HP terus. Malahan, momen menyendiri ini bisa membuka kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang baru, di lingkungan baru.

Buat yang jomblo, contohnya, bisa menggunakan waktu sendirian untuk mencari gebetan di tempat-tempat seperti bar atau kolam renang. Tapi ingat, jangan memulai percakapan seolah kamu memang berniat PDKT dengannya. Bicara saja seakan kamu lagi menunggu kawan, atau memang lagi senggang dan ingin beristirahat.

Mulailah percakapan dengan basa-basi, lalu lihat ke arah mana obrolanmu dengan orang asing ini dibawa. Bila kalian berdua ternyata sama-sama merasa nyaman, kamu bisa bertukar nomor kontak dan melanjutkan hubungan baru ini. Tapi bila ternyata salah satu dari kalian mulai merasa kurang nyaman, langsung hentikan obrolannya dan mulai pergi perlahan-lahan.

Atau bila kamu sedang bengong di taman atau mall, sosok orang asing mungkin akan berada di sampingmu entah untuk istirahat atau sekadar nongkrong juga. Manfaatkan momen ini untuk memulai pembicaraan basa-basi dengan mereka, siapa tahu kamu menemukan link sosial baru yang berguna.

Tapi mungkin itu semua bukan tujuan utamamu. Kalau begitu, ngobrol saja dengan orang asing untuk membantu mengurangi tingkat stres di pikiranmu. Mungkin kamu lelah mendengar ocehan pasangan, celotehan enggak berguna dari kawanmu, atau obrolan toxic dari rekan kerja toxic. Bila begitu, bicara lah dengan orang baru untuk membebaskan pikiranmu dari masalah-masalah tadi, walaupun hanya sejenak.


3. Hibur dirimu sendiri, lakukan hal kesukaanmu tanpa diceloteh orang lain!

jalan sendirian goodmen

Ahh, ini dia hal yang paling seru dari jalan sendirian. Tanpa terbelenggu oleh celotehan orang lain, kamu bebas pergi ke manapun, kapanpun, selama apapun, dan melakukan apapun.

Ada menu udon baru? Langsung sikat! Ada diskon sepatu Nike atau New Balance? Ambil sebelum kehabisan! Tangan menjadi gatal ingin segera merakit Gundam 00QAN[T] Full Saber MG? Beli aja!

Lakukan hal-hal apapun yang kamu suka dan/atau ingin lakukan selama ini, tapi selalu ingat batasan juga. Jangan sampai jalan-jalan sendirian membuatmu khilaf berlebihan sehingga keesokan harinya malah jadi depresi ketika melihat rekening bank sendiri.

Anggap jalan-jalan sendirian ini sebagai hiburan atau hadiah bagi diri sendiri setelah menghadapi banyak masalah di lingkunganmu.


4. Manfaatkan momen jalan sendirian ini untuk introspeksi diri

Ketika membayangkan jalan-jalan sendirian, orang lain cenderung membayangkannya sebagai momen untuk galau. Well, sebenarnya enggak salah juga sih.

Momen menyendiri inilah momen yang tenang tanpa ada candaan, celotehan, atau pengaruh dari orang lain tentang masalah hidupmu atau bagaimana kamu harus menghadapinya. Waktu yang pas untuk mengosongkan isi pikiran.

Seakan waktu terhenti, kamu bisa menghabiskan momen ini untuk memikirkan masa depanmu, apa yang salah dengan hidupmu saat ini. Bagaimana cara mengatasi masalah kerjaan saat ini, atau membulatkan tekad untuk keluar dari hubungan toxic dengan pasangan.


Banyak hal lainnya yang bisa kamu dapatkan atau lakukan ketika jalan-jalan sendirian. Lakukan hal-hal yang kamu sukai, abaikan celotehan orang-orang yang kamu kenal, pergilah ke tempat-tempat baru—apapun itu, lakukanlah untuk menghibur dirimu sendiri.

Tapi ingat satu hal penting ketika mau melakukannya: You are the king of your own world. Manfaatkan momen sendirian ini sebaik mungkin, dan buat dirimu sendiri tersenyum selebar mungkin. Kesempatan untuk jalan sendirian mungkin enggak akan sering-sering muncul, jadi jangan lalui momen ini dengan penuh penyesalan.

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen