rahasia tim sukses google di goodmen indonesia
Kal Visuals on Unsplash

Pernah gak sih ngerasa kerja di sebuah tim yang punya vibe dan energi yang seru banget? Gue pribadi pernah, dan ini sangat amat membuat hari demi hari bahkan bulan gak berasa terlewat gitu aja. Mungkin kedengerannya agak di-sugarcoat ya. Tapi sebenernya dengan auran tim yang terus menularkan energi positif dan seru, performa dan produktifitas kita bakal secara otomatis meningkat.

Sampai akhirnya gue baca sebuah artikel tentang kinerja tim di Google, gue belum sadar bahwa sebenernya apa yah yang membuat sebuah tim itu jadi spesial banget ketika lo terlibat di dalamnya.

Berikut gue share sebuah studi dari perusahaan raksasa di online industry:

Project Aristotle: Eksperimen Google terhadap 180 timnya
The whole is greater than the sum of its partsAristotle

Nama proyeknya sengaja diambil dari filsulf Yunani yang sangat berpengaruh dalam peradaban manusia. Proyek ini dipimpin oleh salah satu orang terpintar yang ada di Google, yaitu Abeer Dubey. Tujuan dari Project Aristotle ini adalah untuk mendeteksi alasan dari sebuah tim yang terbaik, dan paling sukses.

Not a surprise tho. Hipotesis yang dibuat dari studinya adalah The Best Team itu terbentuk dari individu yang juga terbaik, atau bisa diasumsikan yang memiliki karakter pengambil keputusan yang baik.

Sayangnya hipotesis-nya kurang tepat! Ada hal yang lebih besar daripada itu.

Tidak ada identifikasi pola yang secara natural berbeda untuk individu terbaik yang mampu memengaruhi keseluruhan performa tim.

Malahan, mereka menemukan bahwa bukan soal SIAPA individu yang ada di dalamnya, tapi BAGAIMANA tim itu bekerjasama; lebih spesifik lagi; apa yang menjadi NILAI dari tim itu.

Terus? Apa dong nilai tim yang bisa mendorong performa tim yang spesial atau superior? Nah! The Googlers menjatuhkan 5 faktor atau karakteristik yang sangat berperan penting dalam performa tim:

1. Psycological safety

Setiap orang dalam tim memiliki kenyamanan (merasa aman) dalam mengambil risiko, dan tidak akan dipermalukan atau dihukum karena tindakan yang diambil.

2. Dependability

Setiap orang dalam tim saling menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan berkualitas.

3. Structure and clarity

Setiap orang dalam tim tahu betul (spesifik) ekspektasi mereka akan seperti apa. Tentunya ekspektasi ini mesti challenging dan dapat tercapai.

4. Meaning

Setiap orang dalam tim memiliki “why-factor” dalam pekerjaannya (misal, keamanan finansial, membantu keluarga, membantu tim untuk sukses, dsb).

5. Impact

Setiap orang dalam tim sadar bahwa tindakan yang diambil akan memberi manfaat untuk tujuan organisasi secara umum.


Dari kelima karakteristik atau faktor di atas bisa disimpulkan dalam satu pertanyaan. Bukan “Who’s on that team?” atau “What did the team produce?” tapi “How does the team make me feel?”

GoodMen Indonesia - A/n Idea, Plan, Guide & Reason to be a Goodmen